Example floating
Example floating
Berita

Disdik Bekasi Dorong Mini Soccer Jadi Ajang Cetak Talenta Muda Berprestasi

Avatar photo
29
×

Disdik Bekasi Dorong Mini Soccer Jadi Ajang Cetak Talenta Muda Berprestasi

Sebarkan artikel ini
Foto: Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Wijayanti saat pembukaan Turnamen Mini Soccer KKG PJOK Kec. Pondok Melati, Rabu (19/8/26).

 

Bekasi, Indo-Pos.id— Dinas Pendidikan Kota Bekasi mendorong kegiatan olahraga di lingkungan sekolah menjadi bagian dari upaya pengembangan bakat dan karakter peserta didik. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Tournament Mini Soccer yang diselenggarakan Kelompok Kerja Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (KKG PJOK) Kecamatan Pondok Melati.

Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Wijayanti, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, turnamen mini soccer tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga dapat memberikan ruang kepada siswa untuk mengembangkan kemampuan sesuai dengan minat dan potensi yang dimiliki.

“Kami dari Dinas Pendidikan Kota Bekasi mengapresiasi sekali kegiatan yang diselenggarakan KKG PJOK untuk melaksanakan kegiatan mini soccer hari ini yang mungkin bisa juga menginspirasi kecamatan yang lain,” ujar Wijayanti, Rabu (19/8/26).

Ia menilai pendidikan bagi siswa tidak hanya berlangsung melalui proses pembelajaran di dalam kelas. Berbagai kegiatan nonakademik, termasuk olahraga dan seni, juga perlu mendapatkan perhatian karena dapat membantu membentuk karakter sekaligus menemukan potensi peserta didik sejak usia sekolah dasar.

“Kegiatan ini juga membentuk karakter siswa. Pembelajaran tidak hanya di dalam kelas, tapi juga kita harus memberikan stimulasi kepada siswa untuk berprestasi sesuai dengan passion mereka masing-masing,” katanya.

Menurut Wijayanti, siswa yang memiliki ketertarikan terhadap olahraga, seni maupun bidang lainnya perlu diberikan ruang untuk berekspresi dan menunjukkan kemampuannya. Dukungan tersebut dinilai penting agar talenta anak dapat teridentifikasi dan dikembangkan secara optimal sejak dini.

“Yang suka olahraga, seni, kegiatan lain di luar akademis juga harus kita stimulasi. Kita berikan ruang dan kesempatan mereka untuk bisa mengekspresikan dan menunjukkan kemampuan mereka sehingga menumbuhkan talenta di usia pendidikan dasar,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wijayanti berharap kegiatan yang diinisiasi KKG PJOK tersebut dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi kecamatan lainnya. Ia juga mendorong agar pembinaan prestasi siswa dilakukan secara berjenjang, sehingga peserta didik memiliki kesempatan untuk berkembang dari tingkat kecamatan hingga tingkat yang lebih tinggi.

“Harapannya kegiatan ini bisa terus dilaksanakan dan bisa menjadi inspirasi bagi kecamatan lain bahkan di tingkat kota juga bisa memberikan ruang untuk prestasi berjenjang, mulai dari tingkat kecamatan, tingkat kabupaten/kota, tingkat provinsi,” ungkap Wijayanti.

Ia berharap proses pembinaan yang dilakukan sejak pendidikan dasar dapat melahirkan talenta-talenta muda yang mampu berprestasi di tingkat nasional. Bahkan, bukan tidak mungkin siswa yang mengikuti kegiatan tersebut kelak dapat menjadi bagian dari tim nasional dan mengharumkan nama Indonesia.

“Siapa tahu anak-anak ini nanti bisa menjadi bagian dari tim nasional nanti yang bisa mengharumkan nama baik bangsa di masa yang akan datang,” pungkasnya.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *